According to Friday’s Incident : “Air Mata Ini…”

Air mata ini tak dapat kucegah

saat kutatap wajah-wajah nan lugu

menanti ucapan amarahku….

Air mata ini semakin mengalir deras

saat amarah tergantikan tangisan

kar’na kesalahan mereka … kekhilafan mereka ….

Air mata ini sedih bercampur haru

saat mereka semua berlari menghampiriku… memelukku ….

ikut menangis dan berseru  “Ibuuu… saya minta maaf….”

Air mata ini selalu ada

kar’na aku sungguh menyayangi mereka…

dan mereka adalah bagian hidupku… amanahku ….

Ya Rabbi…. mohon ampunanMu atas dosa kami,,

lindungilah kami selalu agar senantiasa selamat,

semua ini hanya kar’na ketidaktahuan mereka…

berilah kami kesempatan memperbaiki diri….

Ya Rabbi… kuyakini selalu dalam hati,

rahmat dan kasih sayangMu sangatlah luas,

untuk membuka lebar pintu ampunan atas tiap dosa,

ampuni kami… lindungi kami… sayangi kami… bimbing kami ….

Air mata ini adalah saksi

cerita kehidupan mereka kini,

dan kehidupan mereka di masa depan,

semoga menjadi HambaMu yang membanggakan….

Ya Rabbi… hanya Kau yang Maha Tahu,

betapa berharganya amanahMu ini bagi diriku….

limpahkan hidayahMu agar aku dan mereka terjaga

selalu melangkah di jalan yang diridhoiMu…

sampai akhir hayat kami,

dan kelak kami layak berada dalam syurgaMu,

aamiin….

(catatan seorang guru terhadap murid-muridnya yang sedang diajari untuk bertanggung jawab atas kesalahan/kekhilafan)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s