Teman Baru Nan Lucu

Suatu hari  3 bulan lalu aku menemukan seekor anak kucing tergeletak sangat lemah di lapangan dekat rumah. Saking lemahnya, mengeong pun sangat pelan. Betul-betul menyedihkan, mengenaskan…

Khawatir terserempet bahkan tergilas motor yang lewat, kupungut anak kucing itu dan kubawa pulang. Kebetulan ada kardus kosong, kulapisi dengan kain bekas, kuletakkan si anak kucing itu. Langsung kunamai Kucil alias kucing kecil.

Dari siang sampai malam si Kucil hanya tidur dan tidur… Kusediakan air di mangkok kecil, langsung diminumnya habis. Subhanallah... kelihatan haus sekali. Kuperhatikan dia tidur. Pulas sekali. Setelah maghrib sempat Kucil bangun sebentar, kuberi sedikit nasi dicampur daging ayam. Dimakan pelan-pelan… lalu dia tidur lagi. Dan Kucil baru meneruskan makan lagi, dengan lebih semangat dan lahap sampai habis saat subuh.  Alhamdulillah…  Sayangnya aku hanya bisa menjaga si Kucil di hari libur. Saat aku berangkat kerja, si Kucil pun menghilang.

si-kucil-dulu3 bulan berlalu…  si Kucil akhirnya kembali lagi. Alhamdulillah masih hidup dan badannya pun tumbuh besar.  Sekarang aku punya teman baru, menemaniku di rumah dengan kelucuannya. Si Kucil.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s