Sebuah Renungan…

Mengingat hari-hari di minggu lalu yang sangat melelahkan… banyak kegiatan sekolah di mana guru harus turut mendampingi siswa untuk beberapa seminar, mengolah nilai untuk rapor mid sampai pengisian rapor mid yang membuatku begadang.  Hal yang sering menjadi kendala adalah jika siswa yang masih saja santai untuk melengkapi tugas atau remedial ulangan, seolah-olah mereka tidak butuh nilai.  Astagfirullah… remaja jaman sekarang…. pernahkah mereka berpikir menjadi apa 10 tahun mendatang jika motivasi belajar kalah dengan acara hanging out and gadget??....

Saat menghadapi orang tua yang mengambil rapor tentulah aku menghadapi beberapa karakter. Ada yang bagiku mengenaskan jika orang tua yang datang itu adalah single parent yang menjelek-jelekkan mantannya kepadaku bahkan aib seluruh keluarga mantan pun dibuka. And the worst… sambil bercerita demikian, tangannya sesekali memainkan hpnya, chatting!  Astagfirullah... jika sudah seperti itu, pantaslah si anak termasuk kategori anak bermasalah.  Jarang bisa sopan terhadap guru, malas belajar, suka mengakali guru meskipun akhirnya ketahuan….   airmata 3

Terkadang mereka yang  sudah menyandang predikat orang tua “lupa” bahwa anak akan mencontoh apa yang dilakukan orang tuanya.  Seorang  anak bermasalah di sekolah tentu bukan tanpa sebab.  Bukan karena hanya memiliki orang tua tunggal, tapi bagaimana sikap si ibu atau si ayah di hadapan si anak.  Namun ada  orang tua tunggal yang mampu membuat anaknya berhasil, baik dalam hal prestasi di sekolah maupun baik dalam bergaul atau hubungan dengan sesama.  Tentulah si orang tua tunggal tersebut adalah sosok hebat yang tidak lepas mendidik si anak dengan ilmu yang benar.

Menjadi guru di sekolah elite  di kota besar yang sarat dengan godaan duniawi tidaklah mudah. Perjuangan untuk mendidik siswa sesuai yang diharapkan sering “mentok” karena si anak tidak didukung oleh kondisi rumahnya. By the way, bukan berarti aku pasrah…  kuyakini bahwa ikhtiar adalah wajib hukumnya, berhasil tidaknya si anak berubah adalah hak Sang Pencipta.  Selalu dan selalu berharap…  siswa yang bermasalah  akan berubah menjadi baik suatu hari kelak dan menjadi bagian dari generasi muda yang mampu memajukan bangsa. Semoga saja Allah mengabulkan doaku, aamiin...

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s