Bekasi Terkini…

lambang kota BekasiTidak terasa 3 tahun sudah aku meninggalkan kota Bekasi. Kembali ke kota kelahiranku Jakarta, menjemput rizqi dan bertempat tinggal dekat dengan tempat kerjaku kini, di daerah Pondok Pinang. Bukan berarti aku samasekali tidak pernah singgah di Bekasi tapi tidak memakan waktu lama kecuali hari Minggu kemarin, 21/2/2016. Salah seorang kakak sepupuku sakit keras dan aku merasa “wajib” untuk menjenguknya.

Masuk kota melalui pintu tol Bekasi Timur lalu melewati daerah Bulak yang masih terlihat macet. Sampai di arah terminal, ada yang berubah… Apotek Roxy yang tadinya ada di seberang terminal ternyata sekarang sudah tidak ada lagi. Aku pun menyadari itu setelah laporan dari sepupuku yang janjian ketemu di sana. Blu Plaza yang terletak dekat Unisma pun kulihat kini banyak pengunjungnya sampai mobil yang masuk harus antre panjang. Padahal saat aku dulu di sana, cukup lenggang… ada Carrefour dan Matahari, serta beberapa resto terkenal yang kuyakini masih ada bahkan mungkin bertambah.  Sebaliknya pertokoan BTC yang dulu terlihat ramai kini terlihat sepi. Mungkin karena ada mall baru yang lebih besar di sebelahnya. Tempat makan Mpek-mpek Gaby yang terletak di perempatan juga semakin ramai. Kondisi perutku yang sedang kurang sehat membuatku urung untuk mampir ke sana.mpek2 GabyBlu Plaza BekasiBTC

Jalanan dari terminal ke rumah kakak sepupu di daerah Pekayon kini lebih lebar dan lancar, alhamdulillah... Kuingat terakhir kali aku ke rumah kakak sepupuku itu tahun lalu, macet parah. Untungnya supir mikrolet yang kunaiki saat itu tau “jalan tikus” dan aku pun lebih mudah dapat ojek untuk masuk komplek. Daerah Pekayon terkenal macet saat aku masih tinggal di Bekasi. The worst, banjir jika hujan besar! Banjir yang terjadi di sebagian besar daerah Bekasi karena minimnya peresapan air, sudah tertutup oleh bangunan mall atau perumahan.

Mencari rumah kakak sepupuku terbantu oleh tukang ojek karena padatnya rumah yang ada dalam komplek. Kakak sepupuku yang baru semalam pulang dari rumah sakit sedang istirahat di kamarnya. Beliau terkena diabetes dan stroke ringan, sehingga harus menerima insulin setiap hari sebelum makan. Syafakillah… semoga Allah SWT mengangkat penyakit dan menyembuhkan, juga memberi kesabaran dalam menghadapi ujianNya, aamiin…

Setelah adzan Ashar berkumandang mengingatkanku untuk pulang, kasihan pada sepupuku yang harus juga pulang ke Bogor. Sampai ketemu lagi, Bekasi… semoga menjadi kota yang bisa memberikan kenyamanan bagi warganya….

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s