Anak-anakku 7.1 Yang Membanggakan

Diinstruksikan oleh wakasek kesiswaan bahwa kelasku 7.1 harus menjadi petugas upacara bendera (lagi) cukup membuatku kaget. Karena seharusnya jadwal kelasku masih lama, bulan Maret nanti. Seharusnya adalah jadwal kelas 9.1. tapi berhubung kelas 9 sedang “sibuk” jadi jadwal pun berubah. Subhanallah…

Tugas pertamaku adalah memilih dan melatih anak-anak yang akan menjadi petugas upacara. Sebagian besar adalah anggota OSIS karena kebetulan banyak anak-anak dari kelasku sebagai anggota OSIS. Namun upacara kali ini aku juga ingin adanya kesempatan bagi beberapa anak yang bukan anggota OSIS. Ada beberapa anak yang bukan anggota OSIS namun kulihat punya kemampuan maka aku beri mereka kesempatan untuk tampil.

Latihan sebetulnya bisa dimulai dari hari Rabu sore, beberapa jam setelah instruksi disampaikan. Namun kondisi anak-anakku banyak yang belum siap sehingga terpaksa diundur. Kamis sore… itu pun gagal karena ada kejadian yang sangat membuat heboh. Jakarta di-bom!! Beberapa orang tua menjemput anaknya lebih cepat dari waktu yang ditentukan sekolah. Kacau… Akhirnya, Jumat setelah istirahat kedua aku mengajak anak-anakku untuk latihan. 2 orang kakak kelas, anggota OSIS senior, ikut membantu untuk melatih mereka. Pemimpin upacara kupercayakan Kara, anakku yang di semester lalu juga menjadi pemimpin upacara. Latihan yang hanya sekitar 1/2 jam karena gerimis dan kemudian banyak kendaraan penjemput yang sudah mulai berdatangan. Aku pun meminta mereka yang menjadi pembaca doa dan Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945 latihan membaca di rumah karena waktu untuk berlatih di sekolah tidak cukup.  Astagfirullah... Dag dig dug aku membayangkan apa yang akan terjadi di hari Senin.

Senin tiba… Sempat ada masalah saat subuh aku ditelpon oleh seorang anak yang bertugas menjadi dirigen tidak bisa masuk sekolah karena sakit. Posisi dirigen pun kutunjuk anak lain yang pernah menjadi petugas di semester lalu.  Namun aku stress saat ada anak yang menjadi petugas pengibar bendera belum sampai di sekolah menjelang upacara. Mencoba menghubungi hpnya, tidak diangkat. Menelpon ibunya, dijawab kena macet. Ya Allah... Untunglah… tepat 2 menit sebelum upacara dimulai, anak yang terlambat tersebut tiba!

Diluar dugaan  anak-anakku yang hanya latihan sekali tersebut mampu menjalankan tugasnya dengan baik. Alhamdulillah… terima kasih ya Allah… terima kasih anak-anakku…  semoga kemampuan kalian untuk tanggung jawab terus dipertahankan dan ditingkatkan dalam belajar di kelas sehingga sukses di masa depan, aamiin…. I proud of you all….Petugas Upacara Bendera Kelas 7.1Mereka Anak-anakku di Kelas 7.1We Are Oke ....

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s