Kasih Sayang Ibu

Melakukan ibadah di bulan suci Ramadhan terutama di 10 hari terakhir harus optimal. Hari ini, kuawali dengan shalat subuh berjamaah di masjid raya Pondok Indah yang kebetulan tidak jauh dari tempat tinggalku. Sebelumnya aku melakukan sahur dulu. Karena aku tidak terbiasa sahur makan berat, maka aku makan di dalam masjidnya dengan perbekalan seadanya namun kusyukuri cukup mengenyangkan.

Tidak jauh dari tempatku makan, tampak sebuah keluarga kecil yang terdiri dari pasangan muda beserta anak laki-lakinya yang masih kecil. Suami istri tersebut juga sahur dengan makanan kotak yang disediakan oleh panitia masjid.  Sedangkan putra mereka masih tidur nyenyak di dekat mereka. Sambil makan, si ibu berusaha membangunkan putranya itu. Terlihat olehku, susah sekali… Rupanya kewajiban berpuasa sudah ditanamkan oleh pasangan muda tersebut pada putra mereka yang baru berusia sekitar 6 atau 7 tahun.  Kuamati betapa sabarnya si ibu membangunkan putranya. Tidak ada bentakan sama sekali, melainkan dibangunkannya hanya dengan mengusap-usap punggung putranya sambil terus dibisiki “Bangun yuk, Nak… sahuuur…” Lama kelamaan putranya itu mau bangun meskipun masih tetap dalam posisi berbaring di karpet yang diberi bantal. Si ibu pun menyuapi putranya sampai makanannya habis. Subhanallah…

Terharu aku melihatnya, jadi teringat almarhum mama dulu yang selalu rajin membangunkanku sahur meskipun dengan cara yang berbeda dengan ibu muda tersebut, mulai dari aku kecil hingga beberapa jam sebelum ajalnya menjemput. Yah, mama wafat di bulan Ramadhan, mendadak di pagi hari tanpa tanda-tanda sebelumnya, membuatku shock!…

“Kasih sayang seorang ibu memang tidak terkalahkan oleh apa pun dan siapa pun…” Wajarlah jika Rasulullah SAW mengingakan untuk berbakti paling utama seorang anak adalah pada ibunya. Semoga ganjaran pahala yang terus dan terus bertambah untuk almarhum mama sehingga layak mendapat tempat terbaik di sisiNya, aamiin…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s