Jumat Nan Berkah, Doa Diijabah…

Tiada yang menyangkal bahwa Jumat adalah hari paling berkah. Bilamana hari-hari kemarin kulalui dengan penuh pertanyaan dalam hati “Apakah betul undangan Allah untukku ada?” ternyata tadi pagi aku sudah mendapatkan jawabannya dan Alhamdulillah… sesuai dengan apa yang kuharapkan. Bulan depan, tepatnya tanggal 19 April 2015 nanti aku akan merasakan nikmatnya memenuhi undangan Allah SWT.

masjidil haraamLabbayik Allahumma labbayik… labbayik la syariika laka labbayik… innal hamda wanni’mata laka walmulk laa syariikalaka…”

Diawali dengan mimpi dan keinginan kuat untuk berada  di  tanah haraam dan bisa beribadah di baitullah. Allah sangat mengetahui segala isi hati sehingga doa yang aku panjatkan tiap hari ternyata didengarNya. Diberikannya rizqi melalui salah seorang kerabat yang sudah lama tidak bertemu, subhanallah… alhamdulillah… allahu akbar….

Teringat pesan guru, KH Abdullah Gymnastiar : “Kita diperintahkan berdoa, bukan untuk memberitahu Allah tentang keperluan kita karena Allah Maha Tahu. Sebelum kita meminta, Allah sudah tahu keperluan kita karena Allah yang menciptakan keperluan kita. Jadi, antara kebutuhan dengan permintaan berbeda, meminta ke Allah adalah ibadah, sedangkan doa saripatinya ibadah. Yang terpenting dari doa bukan terkabulnya, namun membuktikan kita sebagai hamba Alah yang betul-betul harus merunduk hanya padaNya.

Perjuangan untuk mendapatkan undangan istimewa itu kuakui tidaklah mudah. Bukan hanya doa… ikhtiar untuk meraih tercapainya impian harus menjalani peristiwa pahit berkali-kali, difitnah, dibohongi, dipermalukan, dicemooh, … namun aku harus menyikapinya dengan baik. Sebagai manusia yang masih belajar tentang agama, butuh perjuangan untuk bisa memiliki sikap seperti itu. Memperbanyak dzikir dalam hati, membaca ayat-ayatNya dalam kitab suci, sering melangkahkan kaki ke RumahNya untuk mencari ilmuNya, bersimpuh dan bermunajat di sepertiga malam… mohon kekuatan iman dan kesabaran saat menghadapi semua ujianNya. Menahan air mata mampu aku lakukan di hadapan sesama teman, namun aku sulit menahan air mata ketika bersimpuh di atas sajadah. Subhanallah… bukti cintaNya yang tidak akan pernah kupingkiri bahwa aku diberi kesempatan menjalani ujian agar aku lebih dekat padaNya dan ditingkatkan derajatku, Insya Allah....

Ya Rabb, tak sabar diri ini ingin merasakan suasana di  tanah haraam, shalat di Masjid Nabawi dan Masjidil Haraam, menatap indahnya Ka’bah dan thawaf mengelilinginya… bersujud dan berdoa di tempat-tempat yang dijamin berkali lipat pahalanya bahkan adanya ampunan atas dosa-dosa sehingga sebagai insan yang lemah bisa seperti seorang bayi yang baru dilahirkan dari perut ibunya, subhanallah

Semoga semua mimpi dan harapanku itu bisa terwujud, Sang Maha Pemilik Alam akan selalu memberiku kesehatan dan kelancaran beribadah umroh, aamiin… “labbaik Allahumma ‘umratan… kupenuhi panggilanMu Ya Allah, untuk berumroh…”ka'bah 2

3 comments on “Jumat Nan Berkah, Doa Diijabah…

  1. gusyandi mengatakan:

    semoga do’a kita selalu di ijabah. http://wp.me/4Ciil

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s