Hikmah Indah Dari Seorang Hafidz Tuna Netra

Melihat sebuah tayangan video tentang seorang remaja dari Mesir bernama Mu’adz yang tuna netra sejak umur 4 tahun, namun mampu menghafal Al Qur’an sebagai kitab sucinya, subhanallah... Maha Suci Allah yang telah menciptakan semua kejadian dengan sempurna. Hati ini tergetar saat melihat dan mendengar si remaja tersebut mengatakan bahwa dia tidak pernah meminta pada Allah untuk dikembalikan penglihatannya lagi. Mengapa? Alasannya luar biasa… kar’na ia ingin mendapatkan ampunan dan keringanan saat dihisab (andai dirinya diadzab)  kelak di akherat. Hari-harinya cukup diisinya dengan menghafal dan mempelajari ayat-ayat suci Al Qur’an. Ya Allah… bergetar jiwa ini saat mendengar perkataannya. Bagaimana dengan kaum muslim lain yang kebanyakan bermata sempurna namun tidak mau melirik ayat-ayatMu??

Si remaja itu pun menambahkan kalimat yang disampaikan oleh Ibnu Qayyim ra bahwa “Allah tidak akan menutup pintu kebaikan bagi hambaNya tanpa membuka 2 pintu rahmat setelahnyaMasya Allah…

Tiap bagian dari tubuh kita adalah titipan Sang Pencipta dan pasti akan dimintai pertanggung jawabannya di akherat kelak. Mata… sebagai bagian penting dari tubuh yang seyogyanya bukan hanya dijaga kesehatannya, namun juga dijaga arah pandangannya. Jangan sampai disalah gunakan untuk melihat maksiat, melainkan untuk melihat kebaikan dan kebesaranNya yang salah satunya melalui ayat-ayat dalam Al Qur’an.al qur'an-1

Ya Allah… saat hambaMu ini harus menghadapMu untuk dimintai pertanggung jawaban atas mata hamba, sanggupkah hamba menjawab dengan yakin bahwa hamba sudah menjaganya dengan baik?” Gemetar tubuh ini saat kuingat betapa berat adzab yang akan diterima jika tidak mau menjaga dan memperlakukan semua titipanMu dengan baik.

Belajar dari hafidz tuna netra bernama Mu’adz tersebut bahwa betapa diri ini harus banyak dan banyak bersyukur atas kesempurnaan tubuh, juga kesempatan bertobat dan selalu memperbaiki diri di umurku yang tersisa.  Al Qur’an… semoga tiap ayat yang kubaca bisa menjadi syafa’atku kelak di akherat, aamiin….

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s