Minimnya Minat Siswa Terhadap Lagu Nasional

Teringat saat aku mengawali pembelajaran dengan tema “Bela Negara”  di kelas IX, mencoba mengajak siswa untuk bernyanyi. Seperti saat aku mengajar di SD dulu, sering menyisipkan lagu di dalam pembelajaran.    Bedanya, respon siswa SD sangat antusias dan langsung ikut bernyanyi bersamaku, sedangkan siswa SMP hanya mau mendengarkan aku yang bernyanyi sendiri. Saat kuajak mereka untuk ikut bernyanyi, hanya sebagian siswa yang mau melakukannya. Sisanya, cengar-cengir dengan berbagai alasan.

Lagu yang kunyanyikan memang bukan lagu popular di telinga mereka, namun lagu nasional yang syairnya cukup mengena di hati. Judulnya  “ Ibu Pertiwi”  yang tanpa kuketahui siapa penciptanya. Bunyi syairnya begini:

Kulihat ibu  pertiwi, sedang bersusah hati… air matanya berlinang, mas intan yang kaukenang… Hutan gunung sawah lautan… simpanan kekayaan… kini  ibu sedang lara… merintih dan berdoa….

Seorang anak dari kelas unggulan mencoba memberanikan diri bernyanyi tanpa merasa perlu diberi contoh terlebih dulu. Saat bernyanyi lagu tersebut, ternyata ia benyanyi lagu “Ibu Pertiwi” dengan nada lagu “Ibu Kartini”  padahal jelas-jelas beda nada antara “Ibu  Pertiwi” dengan nada “Ibu Kartini”  euleuh, euleuh…

Sudah bukan rahasia umum bahwa anak-anak sekarang lebih menyukai lagu-lagu barat ketimbang lagu-lagu negeri sendiri, terlebih jika lagunya adalah lagu nasional. Saat upacara bendera, suara siswa terdengar  hanya pada lagu “Indonesia Raya” saja. Itu pun terbantu oleh tim paduan suara yang memang sudah dilatih beberapa hari sebelumnya. Lagu nasional lain?  Yaa… begitulah….

Lagu nasional adalah bagian dari asset bangsa. Mengandung banyak makna dan membuat kita menjadi lebih mengenal seperti apa tanah air kita. Sangat disayangkan jika tidak dihargai oleh anak bangsanya sendiri karena merasa lebih bangga jika mampu menyanyikan lagu-lagu barat. Terlihat nyata minimnya minat siswa jaman sekarang, khususnya di tingkat menengah pada pelestarian asset bangsanya sendiri yakni lagu nasional.  Sediiih…

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s