Libur T’lah Usai…

Liburan sekolah yang cukup panjang…  lebih dari 2 minggu aku libur namun sama sekali tidak merasakan bisa “libur tanpa melakukan sesuatu” Saat masih bulan Ramadhan, aku fokus pada kegiatan keagamaan. Bukan berarti harus berada dalam mesjid selama 24 jam, namun aku tidak mau menyentuh sesuatu yang hanya akan mengingatku pada duniawi.

Idul Fitri… semenjak orang tua tiada, aku menjalaninya bersama keluarga adik mama di Bandung. Kebetulan sebagian besar sepupu pun berdiam di Bandung dan sesuai tradisi, kami rutin melakukan halal bi halal keluarga besar di bulan Syawal, setelah Idul Fitri. Menyenangkan bertemu dengan sanak saudara terutama para keponakan yang masih kecil-kecil. Tatapan mata yang polos, ucapan dan tindakannya yang lucu dan menggemaskan, membuatku betah dan senang.

Kendati pun demikian, libur lebaranku cukup singkat. Mengingat aku masih ada tugas sekolah yangbelum selesai,  aku hanya berada di Bandung hingga hari lebaran kedua. Hari lebaran ketiga, pukul 10.00 pagi aku berpamitan pulang. Administrasi sekolah yang harus menggunakan Kurikulum 2013, membuatku “terikat”  Rencana silaturahmi dengan teman-teman kuliah dan teman-teman sekolah kuatur setelah liburanku dan tugas sekolahku selesai.

Rabu, 6/8/2014, hari pertama kembali ke sekolah. Bertemu rekan-rekan guru dan pimpinan, saling bersalaman dan memaafkan, lalu dilanjutkan briefing sebentar, lalu bersalaman dan memaafkan kepada seluruh siswa. Pembelajaran hari itu hanya sampai pukul 12.30 karena ada acara halal bi halal di rumah salah seorang rekan yang lokasinya di Depok. Perjalanan hampir 1 jam karena lokasinya yang sangat jauh.

Saat masuk kelas, bedanya dengan bulan Ramadhan, pembelajaran sudah efektif, berarti siswa betul-betul fokus menerima materi pelajaran sesuai yang ada dalam RPP. Sebagian siswa masih terlihat santai, namun sebagian lagi dalam kondisi siap dan serius belajar. Life goes on… mengisi hari dengan kembali menjalani rutinitas mengajar, berbagi ilmu dengan siswa, dengan dilandasi niat menjadikan mereka generasi yang berilmu dan bermartabat, dan tentu saja sesekali diselipi oleh hal-hal keagamaan.   Memberikan contoh-contoh kejadian nyata sebagai pengetahuan umum dan mengasah kecerdasan serta kepekaan siswa terhadap situasi yang terjadi di negeri ini.

Libur t’lah usai… kembali bekerja, kembali belajar…pendidikan-siswa menggapai cita-cita demi kesuksesan diri maupun masa depan bangsa yang lebih baik, aamiin…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s