Bulan Suci Ramadhan Akan Pergi…

Ramadhan… bukan hanya sekedar bulan yang harus diisi dengan kewajiban berpuasa bagi umat muslim, namun khususnya aku, bulan yang menorehkan sejarah “berpulangnya orang yang telah melahirkan aku”

Persiapan menyambut Ramadhan kulakukan sejak jauh-jauh hari atau tepatnya jauh-jauh bulan sebelumnya dengan memperdalam ilmu agama. Alhamdulillah, diberi ni’mat umur dan kesempatan untuk berilmu sehingga membuat diri semakin kenal pada agama dan Sang Pencipta, Allah SWT. Dengan memperdalam agama, membuat diri semakin kuat menghadapi berbagai ujian hidup. Ilmu dunia bukan berarti tidak penting, namun ilmu akherat lebih utama karena tempat itulah yang akan menjadi tempat kita kembali, kekal selamanya.

Awal Ramadhan masih disibuki oleh pekerjaan. Membagi waktu untuk bekerja dan beribadah, mau tidak mau dilakukan. Alhamdulillah, konsentrasi beribadah dan berbuat banyak hal yang menunjang makna Ramadhan kuperoleh 10 hari menjelang berakhirnya Ramadhan.  Sebagian dari 10 hari terakhir, terutama di malam-malam ganjil, kumanfaatkan dengan berdiam di mesjid, yang lebih dikenal dengan i’tikaf. Membuat jiwa lebih tenang beribadah dan lebih banyak waktu untuk menerima ilmu agama. Kesedihan merasakan tidak adanya orang tua yang mendampingi  saat berbuka puasa maupun sahur, terobati bahkan menjadi suatu keikhlasan saat diri ini betul-betul mengenal Allah, sang Penentu Takdir. Dan selama nafasku masih berhembus, aku masih memiliki kesempatan untuk menunjukkan baktiku pada almarhum orang tua melalui amalan-amalan kebaikan karena akan disampaikan pahalaku kepada mereka, Insya Allah

Semakin dekat dengan hari berakhirnya Ramadhan membuatku sedih. Kita tidak pernah tau kapan ajal akan menjemput, apakah tahun depan akan bisa bertemu dengan Ramadhan lagi? Siapa pun yang tau akan indahnya Ramadhan pasti akan merasakan hal yang sama denganku.  Perbuatan kita yang berupa amal kebaikan berlipat-lipat ganda balasannya bahkan jika Allah mengijinkan, kita bisa memperoleh “Lailatul Qadar” Suatu malam istimewa atau malam penuh keberkahan di mana diri kita akan dibersihkan dari dosa dan pahala ibadah lebih dari 1000 bulan  atau mungkin sekitar lebih dari 83 tahun. Subhanallah…

Ramadhan.. semoga di tahun-tahun mendatang aku masih bisa menyambutmu dan berada bersamamu… Puji syukur pada Allah SWT yang telah memberiku kesempatan beribadah puasa dan melakukan amalan-amalan di bulan yang penuh keberkahan, Ramadhan.  Semoga aku bisa menjadi manusia yang lebih baik lagi, hambaNya yang lebih taqwa, dan senantiasa berada di jalan yang benar, aamiin…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s