Maksud Hati Tak Ingin Golput, Apa Daya Tak Boleh Nyoblos!

parpol pemilu 2014Hari ini, Rabu (9/4) adalah hari yang bersejarah di tahun 2014. Pesta Demokrasi Rakyat karena tiap warga negara yang telah cukup umur (min. 17 tahun) memiliki hak pilih untuk calon wakil rakyat alias caleg. Nyoblos di atas kertas yang bergambar beragam partai berikut para caleg. Jika tidak “merasa kenal” caleg yang terpampang, dibolehkan untuk menyoblos lambang partai. Yang penting, partainya sesuai dengan hati nurani, tanpa paksaan, & memilihnya dalam keadaan sadar & siap bertanggung jawab atas pilihannya. Seruan untuk “tidak golput” dikumandangkan sejak awal kampanye. Namun apakah semua elemen masyarakat mendukung seruan tersebut?

Ada 15 kepala yang masuk kategori “memiliki hak pilih” di tempat tinggalku, rumah kost di daerah Lebak Bulus. Sayang, tidak seorang pun yang diperbolehkan untuk mewujudkan hak tersebut di TPS lingkungan kami. Alasannya, tidak punya KTP Jakarta! Apakah e-KTP yang katanya dulu bisa berlaku nasional itu cuma basa basi? Apakah para aparat pemerintah sedemikian sibuknya sampai tidak ada waktu untuk mendata atau membuat kolom khusus dalam lembaran administrasinya bagi para pendatang di Jakarta yang punya hak pilih namun tidak punya KTP Jakarta? Jika hal itu dianggap telah berlangsung sejak dulu, kenapa harus dipertahankan? Kapan negara ini mau berubah maju jika birokrasi berbelit seperti ini tidak dibenahi? Tidak taukah para aparat pemerintah bahwa hak pilih warga negara adalah bagian dari hak asasi & terdapat dalam konstitusi negara?

Ironis… di saat Pesta Demokrasi Rakyat berlangsung, ternyata ada kejadian demokrasi rakyat yang dipasung! Menjadi golput… bukan karena keinginan, namun tak boleh nyoblos!

Semoga saja para caleg yang terpilih adalah mereka yang sadar atas amanah, cerdas, berani, kreatif, inovatif, & mencintai negara ini dengan sepenuh hati. Tidak bertujuan memperkaya diri / keluarga sebagai wakil rakyat namun justru ingin rakyat yang diwakilinya menjadi sejahtera. Tidak juga takut pada negara-negara lain yang berniat menguasai kekayaan alam maupun mengeksploitasi rakyat sehingga menjadi sapi perah di negara sendiri. Majukan pendidikan, perhatikan kesehatan, tegakkan keadilan… Takut pada Allah Sang Pencipta yang akan meminta pertanggung jawaban di hari akhir kelak. Semoga….

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s