Novel SANG PATRIOT, Bukti Perjuangan Seorang Anak Bangsa

Salah seorang sahabat  mengirimkan karya perdananya padaku beberapa hari lalu. Sebuah novel yang bukan hanya covernya  terlihat menarik, namun juga isi ceritanya. Subhanallah… sebuah kejadian nyata yang dialami oleh salah seorang pahlawan bangsa dari Jawa Timur yang bernama  Letkol Mochammad Sroedji.

Alur cerita yang disajikan jelas & lugas. Tidak membosankan, malah membuat semakin tertarik untuk membacanya terus.  Ada emosi yang terbawa saat kubaca peristiwa-peristiwanya. Antara lain, perjuangan sang istri patriot, Rukmini, yang harus mengusahakan sendiri putranya yang sakit untuk makan nasi putih sedangkan nasi putih adalah barang mewah di jaman itu (hal 141-143), menghadapi serdadu Belanda yang sweeping dari rumah ke rumah untuk mencari pejuang republik (hal 179), bersembunyi dari kekejaman pasukan Jepang yang punya kebiasaan membawa & memperkosa para perempuan muda (hal 69-70) maupun bersembunyi bersama anak-anaknya di gudang tua karena kedudukannya sebagai keluarga komandan brigade (hal 216-219) bahkan beliau bersama 3 anak yang masih kecil ditambah seorang bayi dalam perutnya saat mengungsi ke hutan ditemani para utusan suaminya menuju Kediri (hal 119-126) sampai menghadapi kenyataan bahwa suaminya telah gugur sedangkan beliau ditinggalkan bersama anak-anaknya yang masih kecil (hal 248-250). Di sisi lain, keberanian Sang Patriot menghadapi musuh terutama saat menjelang ajalnya menjemput (hal 224 & 234) maupun saat beliau sudah tidak bernyawa namun tetap diperlakukan sadis oleh serdadu KNIL (hal 235 & 239)…betul-betul mampu membuat emosiku jungkir balik antara sedih, terharu, takut, kagum, marah, geram!!.…

Tidak banyak novel yang menceritakan kisah perang di Indonesia & novel “Sang Patriot” bisa menjadi pelengkap untuk mengisi kekurangan tersebut. Novel ini memiliki kelebihan karena selain berdasarkan kisah nyata, orang yang menulisnya adalah cucu dari Sang Patriot itu yang tak lain adalah sahabatku, Irma Devita Purnamasari.

Untaian kalimat indah dari Sang Patriot yang kuyakini harus terpatri dalam tiap jiwa orang yang beriman: “Mengapa kalian takut? Kalian hanya diminta memilih satu di antara dua kebaikan, maju perang lalu menang atau gugur sebagai syuhada peraih syurga yang dijanjikan Allah. Karena saat jiwa kalian melayang, beribu-ribu malaikat akan bersuka cita menyambut…”  

Terima kasih, para pahlawan bangsa… perjuangan kalian yang  luar biasa melecut semangatku untuk mengisi kemerdekaan dengan memberikan karya terbaik pada negeri ini. Tekadku semakin kuat untuk mendidik murid-muridku menjadi generasi yang cerdas,  kuat iman, tangguh, mandiri,  & berguna bagi bangsa,… sebagai wujud penghargaan atas jasa para pahlawan & cinta tanah air Indonesia.  Semoga Allah SWT senantiasa merahmati bangsa ini, aamiin

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s