Homecoming Day UI 2014

logo UIKampus kuning tercinta, Universitas Indonesia… long time no see… mungkin 7 atau 8  tahun lalu aku terakhir ke sana untuk legalisir ijasah. Saat diberitahu oleh teman ada acara di hari Minggu, 16/2/2014, dengan senang hati aku mengunjungi kampusku, sambil berniat silaturahmi dengan teman-teman seangkatan yang juga lama tidak bertemu. Meskipun beberapa hari sebelumnya aku sempat kurang sehat, semangat untuk berkunjung ke UI telah membuatku kuat, alhamdulillah

Sebelum hari H tiba, banyak teman yang sudah berniat untuk datang & ketemuan di sana. Berangkat dari Carefour Lebak Bulus bersama salah seorang sahabat pukul 10.30, menuju fakultas tempat kami menimba ilmu, Fakultas Hukum. Cuaca yang awalnya cerah perlahan meredup, seperti mau hujan. Namun kami tetap senang & berharap bertemu banyak teman di sana. Di tengah perjalanan, kami membaca berita lewat What’sUp bahwa satu persatu banyak yang tidak jadi datang. Ada yang anaknya harus ke dokter, ada yang kecapean, ada yang kena musibah kecurian spion mobil, ada yang harus datang ke acara keluarga,… anyway, kita tetap jalan terus.

kampus UI-3Sampai di tempat yang dituju, rasa haru dalam dada, mengingat pertama kali menginjak kaki di kampus, memakai jaket kuning sambil digembleng senior dalam ospek, naik bis kuning & bingung cari tempat bayar ( karena sebetulnya, gratis!), hari-hari saat kuliah, terlebih saat ingat ada salah satu sahabat yang sekarang sudah meninggal dunia, dosen galak, MKDU Kewiraan yang membosankan & selalu penuh dengan murid yang mengulang lebih dari 2x (he he he… ), bergabung dalam Senat Mahasiswa, ketiduran saat acara keputrian, jajan bersama teman-teman di balik semak alias balsem dekat gedung Fisip, jalan-jalan bersama teman-teman dari kampus ke rumah  Sukabumi, bingung mencari tema skripsi, dosen pembimbing yang susah ketemu, ketegangan saat sidang, sampai mengajak mama & papa ke kampus untuk menghadiri wisudaku. Subhanallah... perjalanan hidup yang luar biasa…

FHUIFakultas Hukum yang kulihat sekarang ada beberapa perubahan. Mulai dari adanya pos satpam di ujung kiri, atm BNI ( karena pembayaran SPP dari dulu melalui BNI ), kolam air mancur dekat patung Prof. Djokosoetono, ruang senat yang berubah fungsi & entah pindah ke mana, audotarium yang di luarnya dicat biru, gedung notariat yang megah, kantin yang juga berubah fungsi menjadi tempat konsultasi hukum & kantinnya sendiri pindah ke bagian samping gedung, dekat tempat parkir, ada lift yang bisa sampai ke lantai 4 ( teratas ), bahkan Alfamart di antara gedung Fakultas Hukum & Fakultas Psikologi…   Tempat parkir mahasiswa diperluas sampai ke depan Mesjid UI karena kebetulan letak Fakultas Hukum dekat dengan Mesjid UI. Danau yang ada di samping mesjid, kulihat airnya tinggi & beberapa orang ada yang asyik memancing di sana ( boleh ya, rupanya? ). Sebelum gedung Rektoriat, ada bangunan baru yang menjulang tinggi. Kata teman, itu perpustakaan pusat ( konon, perpustakaan itu terbesar di Asia Tenggara, wow! ). Juga ada pertokoan di dekat danau, di mana aku bersama beberapa teman yang datang, duduk sambil makan & mendengarkan live music dari atas panggung di pinggir danau.  Pagelaran musik yang memang menjadi pelengkap acara tidak ditampilkan dalam ruangan Balairung, tapi ternyata outdoor.  Penyanyi yang aku ingin lihat sayangnya belum datang, Kahitna. Menurut info, Kahitna tampil sore, sedangkan aku & sahabatku harus pulang siang, sekitar pukul 14.00

Berada dalam lingkungan kampus, mendengar beberapa teman yang melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi, membuatku ingin kuliah lagi. Hanya bedanya dengan mereka, aku tertarik untuk ambil S2 di bidang pendidikan, jika Allah mengijinkan… Pernah menjadi mahasiswa dari universitas yang disubsidi pemerintah, hanya membayar Rp 250.000,00 untuk SPP/ semester, membuatku merasa “berterima kasih & hutang budi” pada negara. Aku harus mengoptimalkan kemampuanku untuk membalas budi & ungkapan rasa terima kasih atas subsidi yang diberikan selama aku menjadi mahasiswa. Setetes ilmu yang kuberikan pada murid-muridku terutama mendidik karakter mereka agar menjadi manusia yang cerdas, kreatif, & tahan uji… semoga bisa menjadikan mereka sebagai anak bangsa yang baik & cakap. Aku ingin punya peran dalam memajukan bangsa ini karena aku malu sebagai alumni UI jika tidak punya sumbangsih apa-apa untuk negara. Biarlah teman-temanku berjuang dalam dunia yang berbeda denganku karena sebagian besar mereka menjadi profesional yang sesuai dengan jalur kuliah S1, Hukum. Apa pun profesinya, sebagai bagian dari  keluarga besar UI harus memiliki tanggung jawab memajukan bangsa agar tidak terpuruk & kalah terus saat kompetisi dengan negara-negara luar.  Kampus kuning tercinta, semoga semakin banyak melahirkan generasi muda yang berkualitas, aamiin….kampus UI -1

Universitas Indonesia, universitas kebanggaan, universitas tercinta…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s