Hari Kemerdekaan, Telah Tercapaikah Tujuan Negara?

kemerdekaan 68 tahunToday is the Independence Day of Indonesia. Hari Kemerdekaan Indonesia. 17 Agustus di 68 tahun lalu,  terbayang olehku betapa terharu & bahagianya mendengar pidato langsung dari Proklamator Soekarno yang menyatakan bahwa Indonesia telah merdeka dari tangan penjajah. Proklamasi yang ditunggu-tunggu oleh seluruh rakyat Indonesia sejak lama, setelah merasakan betapa tidak nyamannya hidup dalam cengkraman tangan kaum penjajah, terutama Belanda selama 3,5 abad.

Bilamana dihubungkan dengan realita sekarang, betulkah bangsa Indonesia telah merdeka? Apakah tujuan negara yang tertuang dalam Pembukaan UUD 1945 sebagai sumber konstitusi negara telah tercapai?

Seperti kita ketahui bersama, negara Indonesia memiliki Pancasila sebagai pandangan hidup, cita-cita, & ideologi pemersatu bangsa. Tujuan negara dirumuskan dalam Pembukaan UUD 1945 yang sejalan dengan ideologi Pancasila. Artinya, proses pencapaian tujuan harus memperhatikan & mencerminkan watak & ciri wawasan Pancasila.

Tujuan negara yang luhur tentulah menjadi sulit tercapai jika banyaknya perilaku yang menyimpang dari nilai-nilai Pancasila. Maraknya korupsi yang terjadi di negeri tercinta ini adalah salah satu contoh penyimpangan nilai Pancasila yang jelas menghambat tercapai tujuan negara. Salah satu unsur tujuan negara yang ternoda karena korupsi adalah memajukan kesejahteraan umum. Bagaimana mungkin rakyat bisa sejahtera jika korupsi merajelala? Para pelaku korupsi pada umumnya adalah mereka yang menjadi pejabat negara atau mereka yang seyogyanya mengemban amanah untuk mengutamakan kepentingan rakyat diatas kepentingan pribadi. Parahnya lagi, para aparat hukum banyak yang ikut menodai tujuan negara tersebut.

Kemerdekaan yang telah diperjuangkan para pahlawan belum selesai. Hal itu karena sebetulnya Indonesia belum betul-betul merdeka. Bangsa ini harus bisa merdeka dari belenggu kecintaan berlebihan terhadap duniawi karena akan berujung perbuatan yang menyesatkan atau menyimpang.

Unsur lain dari tujuan negara yang menyebutkan mencerdaskan kehidupan bangsa juga harus diberi perhatian. Kecerdasan para anak bangsa dalam menyikapi hidup bukan hanya difokuskan kepada hal-hal berbau duniawi seperti memperoleh nilai tertinggi di sekolah semata, namun harus diiringi dengan ilmu mengenal  Tuhan & hari akhir sebagai hari di mana kita sebagai manusia akan dimintai pertanggung jawaban oleh Sang Pencipta. Bukankah terbukti, para koruptor adalah orang-orang pintar yang berlatar belakang pendidikan tinggi atau memiliki kedudukan baik di lingkungan kerja maupun di mata masyarakat?

Merdekalah bangsaku, merdeka Indonesia! Tegakkan nilai-nilai Pancasila dalam setiap langkah kaki para anak bangsa agar tujuan luhur negara Indonesia bisa tercapai serta memiliki nama harum & martabat di mata dunia internasional.  Terutama lagi, Indonesia menjadi negeri yang mendapat keberkahan Allah karena rakyatnya yang memiliki prinsip “hidup untuk Sang Maha Hidup”   Allahu Akbar…bendera indonesia-2

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s