Seminggu Awal di Tempat Kerja Baru

Hari pertama, Senin, tanggal 15 Juli 2013, diawali dengan riweuh karena sadar tugas membuat perangkat pelajaran belum selesai. Paling pusing membuat Prota-Prosem untuk level IX, karena materi ajar di semester II jadi harus diajarkan ke semester I. Sedangkan dulu, saat aku mengajar kelas VI, tidak perlu seperti itu. Berharap terus dalam hati, semoga masih banyak teman yang belum selesai.

 Di ruangan guru, tiap pagi Kepala Sekolah memimpin pertemuan yang berisi hal-hal yang harus dilakukan selama hari itu. Jam kehadiran guru paling lambat pukul 06.40 sedangkan jam pertama dimulai pukul 07.00. Dikarenakan bulan puasa, maka tidak ada yang makan namun entah jika sudah bulan-bulan biasa, karena yang aku dengar, para guru mendapat jatah sarapan & makan siang.

 Sebelum dimulai jam mengajar, semua siswa & dewan guru berkumpul di aula di lantai atas. Diisi oleh sambutan oleh Bapak Kepala sekolah, Pak Hadi, lalu beberapa pengumuman termasuk memperkenalkan wali kelas & guru baru yang saat itu dari 3 orang hanya aku yang hadir. Ada pula penyerahan piala dari delegasi siswa yang ke luar negeri untuk pertukaran budaya kepada Kepala Sekolah. Kulihat jumlah siswa di sana, lumayan banyak. Di salah satu barisan, kulihat ada seorang yang cukup familiar yang kusadari akhirnya, ia adalah anak kedua Ahmad Dani.

 Siswa kelas VII yang  baru masuk, selama seminggu ini menjalani masa orientasi (MOS) yang dituntun oleh para OSIS.  Tidak ada pakaian aneh yang harus dikenakan, bahkan kulihat mereka masih mengenakan seragam SD asalnya. Mereka hanya disuruh melakukan sesuatu yang wajar seperti minta tanda tangan para guru & kakak-kakak kelas. Sama seperti waktu aku masih menjadi siswa di kelas 1 SMP dulu…

 Masuk ke dalam kelas VIII di hari pertama namun bukan jam pertama, aku merasa seolah masuk ke dunia lain. Jika biasanya yang kuhadapi adalah anak-anak yang bertubuh mungil & bermuka polos,  kali ini adalah anak-anak remaja tanggung yang sebagian bersikap acuh terhadap guru & sebagian lagi menaruh perhatian namun tidak ada buku apa-apa di atas mejanya. Hari pertama masuk, mereka belum tahu jadwal & mungkin ada yang belum punya buku. Tidak mengapa… kuisi saja dengan perkenalan, memberitahukan peraturan dalam pelajaranku, menanyakan kondisi mereka yang sedang berpuasa & menghubungkannya dengan materi pertama tentang “Nilai-Nilai Pancasila”. Alhamdulillah, lumayan direspon & berjalan lancar.

Hari kedua, jam mengajarku penuh, ada 3 kelas. Salah satunya adalah kelas El, anak Ahmad Dani, yang absen karena ijin show. Kelas internasional namun saat aku bertanya pada mereka dengan bahasa Inggris, mereka menjawabnya dengan bahasa Indonesia, lho?? Rupanya tidak diajarkan daily languages or simple conversation in class. Hal sama yang kulakukan pada para siswa, namun kini mereka sudah menyiapkan buku karena sudah diberitahu jadwal kemarin oleh wali kelasnya. Kejadian paling berkesan saat aku masuk kelas “akselerasi” di hari ketiga, aku “tidak ingat” jika materi yang harus kusampaikan adalah materi di semester II. Hampir sepuluh menit aku bicara, baru ada siswa yang mengingatkanku bahwa materi itu sudah mereka dapat di tahun ajaran lalu. Masya Allah… Mana mencari ruangan kelasnya pun aku lumayan pusing karena yang tertulis di lembaran jadwalku VIII.6 tidak ada melainkan nama kelas yang dimaksud adalah kelas IX.5. Wualah… Hari keempat, hanya satu kelas yang kumasuki, sedangkan di hari Jumat ada dua kelas yang salah satunya kelas anaknya aktor Didi Petet & cucu Da’I Bachtiar.

Berbagai karakter siswa & kondisi kelas kulihat & kupelajari. Seperti ini rupanya anak SMP…tidak boleh galak namun tetap tegas & mengajar dengan sesekali berdialog agar mereka tetap konsen. Kusampaikan pada mereka bahwa pembelajaran yang kuberikan pada mereka bukan hanya dengan ceramah, mencatat, & latihan, namun juga akan ada diskusi, belajar kelompok dengan metode jigsaw, & melihat film. Juga bermain peran jika waktunya memungkinkan. Insya Allah, metode yang akan kuterapkan ini akan membuat mereka menyukai pelajaranku, PKn.

2 comments on “Seminggu Awal di Tempat Kerja Baru

  1. Dedi Dwitagama mengatakan:

    Selamat bekerja di tempat baru … semoga sukses bu dewi

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s