Ambisi Menjadi Peserta Pemilu 2014

Diberitakan oleh harian Republika (Selasa, 15 Januari 2013) bahwa Komisi Pemilihan Umum (KPU) tidak meloloskan 9 partai politik (parpol) untuk menjadi peserta Pemilu 2014. Alhasil, 9 partai politik tersebut menggugat KPU melalui Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu). Itu karena tiap-tiap partai politik tersebut merasa berhak untuk menjadi peserta Pemilu 2014.pemilu

Tidak tertarik untuk menyoroti mekanisme gugatan, tapi lebih tertarik untuk menyoroti sikap para anggota parpol yang pastinya memiliki ambisi untuk mengatur negara. Wah, ternyata banyak orang di Indonesia yang memanfaatkan hak berpolitiknya untuk membentuk partai dan memiliki ambisi menjadi pemimpin negri atau wakil rakyat yang akan duduk di kursi dewan. Tapiii… apakah mereka sadar konsekwensi menjadi seorang pemimpin atau anggota dewan??

Banyak contoh yang memperlihatkan saat seseorang menjadi pemimpin atau anggota dewan justru membuat dirinya terjerumus pada godaan duniawi yang akhirnya menyeret dirinya ke balik jeruji besi. Korupsi disebabkan oleh ketamakan dan buta hati yang menutupi cahaya kebenaran.  Saat telah divonis menjadi seorang koruptor yang harus berada di lembaga permasyarakatan bertahun-tahun, apakah dipikirkan kondisi keluarganya? Tentu harus menanggung malu terhadap cibiran masyarakat. Kalau pun tidak tertangkap atau “aman” di dunia, tentu ada Sang Maha Melihat yang akan membuat perhitungan di hari akhir kelak. Beraat lho, menjadi pemimpin atau anggota dewan.…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s