Apakah Gelar Jaminan Sukses?

        Membaca berita headline dari harian Republika (3/12/2012) dituliskan “Intelektual Menganggur”.  Tanpa harus membaca banyak, tiap orang yang melirik judul tersebut, sudah bisa menebak isi beritanya. Ternyata berdasarkan data Badan pusat Statistik (BPS) jumlah pengangguran pada Agustus 2012 mencapai 7,2 juta orang dengan lulusan universitas sebesar  5,91 persen dan diploma sebesar 6,21 persen, sisanya dari tingkat SMK / SMA ke bawah yang totalnya mencapai 12,12 persen. Masya Allah

     toga sarjana Orang bersekolah karena ingin sukses masa depannya.  Dengan melihat realita yang ada saat ini di Indonesia, mereka yang termasuk dalam kelompok 12,12 persen itu sepertinya “jauh panggang dari api”  Menurut pandapat saya, setidaknya ada tiga hal utama yang menyebabkan seorang intelektual  menganggur yakni:
Pertama, banyak yang memiliki niat awal salah karena bersekolah ( kuliah )  hanya sekedar memburu gelar agar diri menjadi “terhormat” di mata masyarakat atau alasan lain yang kurang memacu diri untuk menjadi “the best”. Mengawali suatu perbuatan dengan niat yang salah terlebih ikhtiar yang tidak optimal, “kuliah asal kuliah” tentu akan sulit membuahkan hasil yang indah.
Kedua, sistem pendidikan yang ada tidak disertai pembekalan ilmu yang menunjang agar mahasiswa bisa langsung “siap pakai” sehingga  perusahaan yang menerima para lulusan mahasiswa baru kurang percaya untuk menempatkannya di posisi yang layak atau sesuai dengan latar belakang pendidikannya.
Ketiga, tidak adanya keinginan mahasiswa untuk mencoba berwirausaha karena dalam mindset selalu “lulus kuliah harus kerja di kantor”. Entah karena gengsi, entah karena tidak percaya diri, entah karena takut gagal, tapi yang pasti tidak ada keinginan untuk mencoba hal lain untuk mencapai kesuksesan.

       Jadi, kesimpulan saya, penyebab adanya intektual menganggur karena masih banyak generasi muda yang belum mengawali tiap perbuatan dengan niat lurus dan ikhtiar optimal, sistem pendidikan yang tanpa disertai ilmu yang menunjang agar mahasiswa bisa memiliki kemampuan lebih dari sekedar teori, dan tidak ada keinginan diri untuk mencoba berwirausaha.  Berani berjuang, pantang menyerah, selalu mau belajar, dan jangan pernah lupa untuk mengingat Allah  sehingga apa yang kita lakukan akan mendapat pertolonganNya dan membuka pintu kesuksesan dengan keberkahan. Bukan gelar yang akan menjamin kita sukses, melainkan kepribadian dan usaha kita yang sungguh-sungguh, Insya Allah… 
 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s