Internet Oh Internet…

          Sudah menjadi kebiasaan bagi saya untuk bersilaturahmi di hari libur ke rumah kerabat maupun sahabat.  Hari ini, saya pergi menuju rumah sahabat saat kuliah di daerah Bulak Kapal.    Seorang single parents yang memiliki seorang anak laki-laki yang berumur sepuluh tahun.

        Seperti umumnya anak-anak jaman sekarang, mereka senang menghabiskan waktu bersama teman-teman main  games on line di warnet. Anak teman saya ini, Naufal namanya, juga termasuk dari mereka yang senang bermain di warnet. Bagi sahabat saya, itu lebih baik daripada ia pergi keluyuran ke mall atau tempat-tempat yang tidak jelas.

         Naufal bercerita pada ibunya bahwa beberapa hari lalu, salah seorang tukang becak langganannya  datang ke warnet dan minta tolong kepadanya untuk  dibuatkan facebook. Wow! Keberadaan facebook tenyata bukan cuma menarik bagi mereka yang terpelajar, namun juga bagi mereka yang belum tentu tamat sekolah dasr. Masing-masing dari kita memiliki hak dan motivasi, why do I want having facebook?

          Saya pribadi bergabung dengan jejaring social facebook sejak tiga tahun lalu dan merasakan beberapa manfaatnya, seperti bertemunya kembali dengan teman lama maupun mendapat teman baru. Namun, ada juga sisi negatif karena jika kita tidak hati-hati maka akan merugikan dan membuat hubungan yang awalnya baik menjadi sebaliknya. Bukan cuma facebook, namun juga blog atau fasilitas internet lainnya. Sehingga ada slogan “internet laksana dua mata pisau”internet

        Permainan games on line bagi anak-anak, di satu sisi bisa mengasah kreatifitas dan menyenangkan, di sisi lain bisa mengganggu waktu belajar karena pada umumnya anak-anak sering menjadi lupa waktu jika sudah berhadapan dengan games on line.  Dalam hal ini, peranan orang tua untuk mendampingi anak, minimal mengawasi anak, tentulah diperlukan.

         Sedangkan bagi orang dewasa pengguna fasilitas internet, hendaklah berhati-hati terutama pengguna facebook yang mendapat kenalan baru tanpa referensi dari orang yang telah kita kenal sebelumnya. Bukan hal aneh jika terjadi kasus penipuan yang berawal dari pertemanan melalui facebook.

          Alangkah lebih baik jika kita sebagai pengguna internet memanfaatkan fasilitas yang ada untuk membantu pekerjaan kita agar lebih optimal, misalkan dengan meng- up date berita, mencari gambar atau sumber referensi belajar, atau mungkin dengan mengasah kemampuan menulis.

          Kita tidak mungkin pernah bisa lari dari pengaruh kemajuan jaman, tapi kita harus mampu beradaptasi dengan kemajuan jaman… Dan harus disadari, waktu bergulir terus. Jangan sampai terbuang dengan hal yang sia-sia, karena itu akan merugikan kita. Jangan sampai kita menjadi orang yang merugi karena itu berarti hidup kita akan sia-sia, sedangkan tiap dari kita akan dimintai pertanggung jawaban di akherat kelak.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s