Hikmah Dari Pengemudi Online

As usual… aku menggunakan ojek online untuk rutinitas Sabtu sejak pagi sampai sore. Kadang Gojek, kadang Grab, kadang Uber… dan hari Sabtu kemarin aku memilih Uber.

For the first time of my life, sesaat setelah aku klik “book” maka keluar kalimat  “driver Anda punya masalah pendengaran…” Subhanallah…. Ternyata bukan cuma mengenal berbagai karakter pengemudi jika kita memakai kendaraan umum, namun juga kondisi lahiriah seperti yang Allah takdirkan kemarin. Takdir? Tentu saja… karena tidak ada yang kebetulan… semua sudah diatur oleh Allah SWT.

Meskipun kondisi tidak bisa mendengar namun sang pengemudi bisa membawa motornya dengan baik. Agar perasaanku lebih tenang, aku bantu menunjukkan jalan mana yang sebaiknya diambil, belok kanan atau kiri… atau lurus….. alhamdulillah selamat sampai tujuan….

Seseorang yang memiliki kekurangan fisik, seperti tuli misalnya… menurutku dia sedang “dalam penjagaan Allah”  karena dia tidak akan bisa mendengar kata-kata kotor maupun ucapan yang tidak disukai Allah. Pertanggung jawabannya di akherat pun tidak seberat orang-orang yang memiliki panca indera sempurna. Subhanallah….

Semoga sang pengemudi Uber itu betul-betul ikhlas dan sabar menerima takdirNya serta tetap selamanya berbaik sangka pada Sang Pencipta, agar menjadi ladang pahala dan calon penghuni syurgaNya, aamiin….

Pertukaran Pelajar SMP BM 400

Sabtu (22/4/2017) murid-muridku yang kini sudah di kelas 8 berangkat ke Melbourne, Australia dalam rangka pertukaran pelajar. Karena dari awal kelas 7 mereka sudah masuk kelas internasional maka program pertukaran pelajar adalah bagian yang harus mereka jalani. Tapi tentu tidak bisa dipaksakan jika kondisi keluarga ada yang tidak mendukung. At least, tahun ini 20 dari 23 muridku bisa berangkat. Guru pendamping adalah Bu Sovia sebagai wali kelas mereka dan Pak Sito sebagai wakil dari pimpinan sekolah.

Selamat jalan anak-anakku… semoga lancar semua urusan di sana, tetap sehat, dan bisa menampilkan yang terbaik sebagai duta sekolah dan duta bangsa. Semoga Allah SWT selalu melindungi kalian… aamiin….

IMG-20170422-WA0020

 

Di Hari Sabtu – 2

Sore, sepulang dari acara undangan pernikahan dan selesai shalat Ashar, aku membawa kucingku, si Whity  ( pengganti si Kucil ) ke klinik dokter hewan, Graha Satwa di daerah Bintaro.

si Whity

Sudah lama aku sebetulnya ingin membawa kucingku ke dokter. Karena sejak hari Selasa, dia muntah lalu mencret dan tidak mau makan. Hanya minum. Dan sejak hari Kamis sore, aku sudah memberinya vitamin Nutri Gel. Bentuknya seperti odol dan aku tinggal mengolesnya di pinggir mulutnya, lalu nanti dia akan jilat sendiri. Maksudnya untuk merangsang nafsu makan dan tetap memberinya tenaga. Tujuan kedua tercapai, tapi tujuan pertama masih sulit terwujud…..

Dokter tertegun saat kuberitahu bahwa si Whity sudah sejak Selasa tidak makan. Artinya sudah lebih dari 3 hari…  Subhanallah…, mata kucingku tidak kuning karena kata dokter akan ada pengaruh dari liver  dan badannya tidak tergeletak lemas. Alhamdulillah…. mungkin karena pengaruh dari vitamin?  Yang pasti bagiku hal itu semua adalah pertolongan Allah SWT.

Hasil pengecekan dokter, di gusi kanan kucingku itu ada luka. Kata dokter, bisa jadi pengaruh dari makanan. Muntah dan mencretnya juga akibat dari makanan yang salah. So, diberi obat 3 macam termasuk antibiotika yang sama seperti untuk anak, yang diberikan pada kucingku dengan menggunakan pipet (suntikan plastik).

Semua kejadian ini terjadi tentu dengan ijin Allah SWT dan ada pertolongan yang ditunjukkan di balik musibah. Sabar… sabar… sabar….  Aku cuma mampu ikhtiar, hasil Sang Pencipta yang menentukan…  Semoga Allah SWT  memberi kesembuhan dan kepulihan my Whity  Insyaa  Allah….

 

Di Hari Sabtu – 1

Sabtu (8/4/2017) diawali dengan pergi memenuhi undangan salah satu orang tua muridku, Hania.  Her brother is going to married at Grand Hyatt Hotel.  Hanya aku dan 2 orang rekan yang diundang yakni Bu Sovia dan Pak Galih sehingga kami pun memutuskan berangkat bersama-sama dari sekolah.

It took about one hour to go there…  Setelah sampai di hotel pun,  20 menit  kami  berputar-putar mencari tempat parkir. Penuuh… sampai kami terpaksa parkir di area mall yang kebetulan bersebelahan dengan Hotel Grand Hyatt. Jadi, kami harus melewati mall dulu untuk bisa sampai ke hotel dengan bantuan fasilitas beberapa kali ganti eskalator dan lift.  Melewati banyak butik mewah… sampai mata melotot karena tidak terbiasa melihat produk-produk yang pasti harganya melebihi gajiku sebagai guru. Ha ha ha…. iseng, minta difoto oleh teman di depan salah satu butik ternama, Louis Vuitton. Tidak perlu beli produk namun mersakan lewat saja  sudah cukup koq 🙂

wedding 7

Tidak disangka, saat sampai  di sana, aku bertemu dengan beberapa muridku, teman-teman dekat Hania  such as Karadhia, Hasna, dan Marsha.  Mereka yang biasanya kutemui mengenakan seragam sekolah, saat  itu look different and really awesome… they’re pretty girls.

What an elegan and fancy wedding… memakai adat Sunda.  Makanan yang terhidang pun sebagian adalah makanan Sunda, namun aku lebih memilih cemilan sushi dan buah-buahan.  “Selamat untuk pesangan pengantin…  semoga memiliki keluarga sakinah, mawadah, warahmah… aamiin….”

wedding 6

Yes… We Are The Team

Hari Kamis (6/4/2017) adalah hari terakhir siswa kelas 9 Uji Coba Ujian Nasional (UCUN) 2017.  Sebentar lagi mereka akan Ujian Sekolah (US) lalu Ujian Nasional (UN) lalu wisuda… perpisahan….

Sebagaimana tradisi tiap tahun, sebelum perpisahan itu terjadi, diadakan buku angkatan untuk tiap siswa kelas 9. Dewan guru dari SMP bakti Mulya 400  diminta untuk berfoto.  Tenyata… tidak bisa sebentar… butuh waktu untuk bisa mengatur orang-orang yang memang bukan ditakdirkan sebagai  foto model.  Hehehe….

Alhamdulillah …. setelah  1/2 jam lebih barulah  camera man  dan tim pengarah gaya bisa bernafas lega. Voila… there’re the pictureshere we are…,  Kepala Sekolah, Wakasek, dan Dewan Guru SMP Bakti Mulya 400 Jakarta.

Kembali Kumpul…

Hari Ahad (2/4/2017) adalah hari yang cukup lama ditunggu. Jadwal pengajian Angkatan 91 yang seharusnya di bulan lalu, berhubung  padatnya jadwal penceramah, Ustadz Doddy… maka baru diadakan di hari Ahad pertama di bulan April 2017.  Lokasi di kediaman salah seorang teman, Andi, di daerah Cipete. Alhamdulillah….

Sebelum Ustadz Doddy bersama istri datang, aku dan beberapa eman yang sudah hadir menikmati hudangan yang ada. Kebetulan sudah masuk jam makan siang. Ada nasi uduk bersama lauknya seperti ayam goreng, tempe orek, telur dadar, dan lalapan lengkap sambal kacang plus rempeyek teri. Ada makanan khas Palembang yakni tekwan. Juga makanan a la barat yakni pasta. Ada asinan, pudding, es kelapa muda, dan buah semangka sebagai dessert.  Belum lagi beberapa macam kue untuk cemilan dan sekaligus bekal pulang. Ha ha ha….  Alhamdulillah…. Makanan semua itu bukan hanya berasal dari sang tuan rumah namun ada yang dibawa oleh beberapa dari kami.

Tema pengajian yang disampaikan mengenai “Dakwah Yang Elegan”  Sebagai ilmu yang relevan dan manfaat di jaman sekarang. Karena kewajiban tiap umat Muhammad untuk berdakwah menyampaikan kebenaran yang diperintahkan Allah SWT  melalui kitab suci Al Qur’an dan hadist. Yang harus diperhatikan “bagaimana cara agar pesan kita sampai ke orang yang bersangkutan”  Tentu harus memperhatikan aspek psikologis dan budaya serta kondisi sekitar. Dakwah kepada orang yang mengerti pendidikan atau sebaliknya…, anak kecil atau remaja atau orang tua…

Ada beberapa ayat dalam Al Qur’an yang menyebutkan tentang keutamaan berdakwah, antara lain Q.S. Ali Imran (3): 110 bahwa “Kamu adalah umat yang terbaik yang dilahirkan untuk manusia, menyuruh kepada yang ma’ruf, mencegah dari yang mungkar, dan beriman kepada Allah. Sekiranya Ahli Kitab beriman, tentulah itu lebih baik bagi mereka dan kebanyakan mereka adalah orang-orang fasik.

Juga... “Serulah (manusia)  kepada  jalan Tuhan-mu dengan hikmah dengan hikmah dan pelajaran yang baik dan bantahlah mereka dengan cara yang baik. Sesungguhnya Tuhanmu, Dia-lah yang lebih mengetahui tentang siapa yang tersesat dari jalanNya” ayat Q.S. An-Nahl (16):125Sedangkan Q.S. Al Qashas (28):87  bahwa  “& janganlah sekali-sekali  mereka menghalangimu  dari menyampaikan ayat-ayat Allah  sesudah ayat-ayat itu diturunkan kepadamu  dan  serulah mereka kepada jalan Tuhanmu,  jangan sekali-kali  kamu termasuk orang-orang yang mempersekutukan Tuhan”

Barakallah….

 

Rizqi Allah Yang Ngatur…

Miris  rasanya   mendengar berita  tentang  keributan  antara  pengemudi angkutan  online dengan  pengemudi angkutan konvensional seperti metro mini, kopaja, mikrolet,, taksi, dan ojek.  Terlebih jika sampai menimbulkan korban jiwa seperti di Tangerang dan Bandung belakangan ini. Hadeuh… kenapa sih bisa sampai begitu?

Kata  para pengemudi konvensional,  pendapatan mereka  menurun drastis  setelah  ada angkutan online tersebut.  Jangankan bisa bawa komisi saat pulang, untuk bisa mendapat penumpang cukup sulit perjuangannya. Intinya ….  “rejeki seret karena ada angkutan online.” Benarkah?

Mengingat ada banyak ayat di kitab suci Al Qur’an yang membahas tentang rizqi, antara lain di Surah Adz Dzaariyat : 58, bahwa  “Sesungguhnya Dia-lah Allah yang banyak memberi rizqi yang memiliki kekuatan lagi sangat kokoh”

Manusia, hewan, dan tumbuhan di atas bumi ini sudah dijamin rizqinya oleh Sang Pemilik Kehidupan. Dalam surah lain  Al Qur’an  yakni  Surah Hud: 6, bahwa  “Dan  tidak  ada  satu pun  mahluk  yang  berjalan  di  muka  bumi  melainkan  Allah-lah yang memberikan rizqinya”  Lalu…  Surah  Al Jumu’ah: 11  bahwa  “Dan Allah sebaik-baik pemberi rizqi”

Memang konflik antara pengemudi angkutan online dengan pengemudi angkutan konvensional tersebut tidak bisa dibilang sederhana. Maka itulah peranan pemerintah diharapkan untuk menyelesaikan dan memberikan solusi. Mungkin baiknya utamakan dulu dialog… mediasi 2 pihak sebagai refleksi dari azas musyawarah atas mufakat. Kementrian Perhubungan  dan  para wakil rakyat  diharapkan bisa  duduk  bersama para pengusaha angkutan umum. Semoga lahir peraturan yang bisa membuat kondisi menjadi kondusif demi kebaikan bersama….

The most important, semoga jangan ada lagi rasa iri dan dengki setelah terjadi kesepakatan hasil mediasi.  Sadari dan yakini  bahwa  rizqi tiap dari kita  sudah diatur oleh Allah SWT … meskipun ikhtiar optimal untuk menjemput rizqi itu wajib hukumnya.

Aku sebagai pelanggan angkutan online sangat berharap regulasi terbaik agar semua pihak bisa aman dan nyaman saat berkendara di jalan  as soon as possibleaamiin….

Kehilangan….

2 minggu lebih aku tidak bisa melihatnya lagi. Allah pasti tau apa yang sebetulnya terjadi… juga tau apa yang aku selalu rasakan setiap hari setelah dia tak ada menemaniku….

Seolah membuka luka lama 10 tahun lalu saat aku tak bisa bersama lagi dengan kucing kesayangan, si Pinky. Kepindahan rumah karena kondisiku saat itu membuat aku kehilangan selamanya… my best friend even though she’s only a cat.

Semoga Allah sang Pemilik dan Pengatur Kehidupan selalu melindungi si Kucil, sahabatku saat ini. Dia milikNya, bukan milikku. Dia hanya dititipkan kepadaku selama beberapa bulan saja  but I really care about her. Inna lillahi wa inna ilaihi rooji’uun….

Kucil…  where’re you?  I miss you …..